DalamAlkitab pun terdapat beberapa contoh orang yang minder dan saya akan membahas satu tokoh saja, yaitu Musa. Sementara banyak orang mengatakan minder merupakan lawan dari sombong, tetapi sesungguhnya minder dan sombong memiliki suatu dimensi yang sama: keakuan, merasa diri yang paling penting walau diungkapkan dengan cara yang berbeda Bagaimanatidak, kita pasti bakal merasa sebel ketika ada teman atau kerabat yang pamer secara berlebihan. Tapi kamu wajib waspada karena virus sombong ini bisa menyerang siapa saja. Coba cek dulu 7 tanda di bawah ini, jika kamu melakukannya berarti tanpa sadar kamu sudah bersikap sombong kepada orang lain. Apa saja ya kira-kira? 1. Tetapipengetahuan itu justru membuat Nikodemus sombong, pemahamannya tak lagi berdasarkan kebenaran firman Tuhan dan kehidupan spiritualnya mati karena dia tidak benar-benar mengalami kelahiran baru di dalam Kristus. Atau seperti Yudas dalam Matius 6, yang tersesat di tengah keinginannya sendiri. MenurutImam Al-Ghazali dalam buku Allah Senantiasa Menjagamu karya Nurhasan, terdapat tujuh kenikmatan yang menyebabkan seseorang memiliki sifat sombong. Antara lain, ilmu pengetahuan, amal ibadah yang tidak jelas, kebangsawanan, kecantikan dan ketampanan, harta dan kekayaan, kekuatan dan kekuasaan, serta banyaknya pengikut. Berikutmacam aliran seni lukis beserta ciri-ciri dan karakteristiknya dari masa ke masa dirangkum dari My Modern Met: 1. Seni Renaisans Italia. Dari abad ke-14 hingga ke-17, Italia mengalami zaman pencerahan yang belum pernah terjadi sebelumnya. Dikenal sebagai Renaisans, istilah yang diambil dari kata Italia Rinascimento, atau "kelahiran TempoLagu: Pengertian, Jenis, Ciri, dan Cara Membacanya. Hampir semua orang menyukai musik, termasuk anak-anak. Musik banyak disukai oleh masyarakat, karena mampu menghasilkan nada yang indah didengar oleh telinga. Nada-nada yang indah tersebut tidak dapat terbentuk dengan sendirinya, melainkan ada unsur-unsur pembentuknya. Silahkankunjungi postingan Ajaran Dalam Alkitab Tentang Ciri-Ciri Orang Bijak Yang Diberkati Tuhan untuk membaca artikel selengkapnya.--> Skip to main content 10. rendah hati, tidak sombong. Dalam Amsal 11:2 dikatakan bahwa hikmat ada pada manusia yang rendah hati. Demikian juga, dalam Amsal 15:33; 18:12 tidak ada; dan 26:12 dikatakan KumpulanBerita CIRI ORANG SOMBONG SOMBONG: 5 Ciri-ciri Orang Sombong, Kamu Termasuk? 3Ciri Orang Munafik Menurut Hadits. Penting untuk kita mengetahui ciri sifat munafik agar dapat terhindar dari penyakit hati ini. Sifat-sifat dibawah ini adalh sifat munafik yang sebaiknya dihindari. Dia menunjukkan sikap sombong atas pencapaiannya. Sifat tersebut sama dengan sifat setan yang juga sombong kepada Allah padahal Allah yang Discovershort videos related to ciri ciri orang sombong menurut islam on TikTok. Watch popular content from the following creators: yantikanaya(@yantikanaya74), Titik terendah (@se0ranghamba), bylanaty(@bylanaty), Deria Nur Oktafia(@deriaanur_17), ,M ,R, 🇮🇩🇵🇰(@muhammadriko285) . Explore the latest videos from hashtags: #ciriorangsombong, #suaraislammenjerit, #cirquesombremember . Discovershort videos related to ciri ciri org sombong on TikTok. Watch popular content from the following creators: Oki Setiana Dewi(@okisetianadewi13), JalanHijrah(@jalanhijrah_12), 💫ǝʇsɐd ǝdoɔ💫(@__b1ntang__), Self Improvement Mindset(@gracetahir), Halloraaa🥀(@xyhraaz), pidah(@queenpidah), weeda 🌼(@weedahijab), kavvanbaik(@kavvanbaik), GHULAM ALDAKWAH(@ghulamaldakwahofficial SombongCiri-ciri orang faisk menurut Kristen berikutnya yaitu suka merasa sombong dan paling benar sendiri, padahal dia tidak melakukan kehendak Allah. Maka dari itu jika mendapati orang yang selalu sombong, hindari berdebat dengan mereka. Jika tidak, bisa saja membuat kita memiliki kelakuan yang sama. 6. Mudah Mencela Amsal mengatakan bahwa orang yang mempunyai akal budi akan lebih panjang sabar dan lebih memaafkan." - Amsal 19:11 38. "Orang yang sabar melebihi seorang pahlawan, orang yang menguasai dirinya, melebihi orang yang merebut kota." - Amsal 16:32 39. "Jadilah orang yang sabar untuk mencegah pertengkaran dan jangan jadi pemarah untuk memulai pertengkaran." Merangkumbeberapa sumber, berikut ciri-ciri orang fasik yang bisa Anda waspadai: ADVERTISEMENT 1. Sombong Orang fasik memiliki sifat angkuh dan sombong. Sehingga dalam kondisi apapun, mereka ingin menang sendiri. Jika bertemu dengan orang seperti ini, sebaiknya hindari berdebat dan cukup doakan. 2. Suka mencela Jikakasih yang seharusnya terus memancar di tengah-tengah kehidupan orang percaya sudah hilang dan luntur, bisa dibayangkan betapa gelapnya dunia ini, betapa keringnya dunia ini. Di saat kasih sudah hilang, sudah bisa ditebak, yang muncul adalah sifat egois, sombong, dingin, kejam, manusia tidak lagi punya perasaan dan tidak mau mengerti orang lain. TRAq7W. Bahaya Sifat Sombong, Foto pixabay Bahaya sifat sombong tertuang di dalam Al-Quran. Sombong adalah suatu sifat yang membuat pengidapnya merasa bangga dan memandang dirinya sendiri terlalu tinggi. Dilansir dari buku Wonderful Muslimah, Agus Ariwibowo 201777-78, sombong merupakan suatu kebodohan, karena kita pada dasarnya hanyalah manusia yang berasal dari debu tanah. Adapun uraian tentang sifat sombong dalam Quran, sebagai berikut “Dan janganlah engkau berjalan di bumi dengan berlagak sombong, karena sesungguhnya engkau tidak akan dapat menembus bumi, dan engkau tidak akan dapat menyamai setinggi gunung-gunung.” QS. Al-Isra' Ayat 37.Bahaya Sifat Sombong Menurut Al-QuranBahaya dari sifat sombong menurut Al-Qur’an sebagai berikut1. Dibenci Allah Swt. dan Rasulullah Saw.“Dan janganlah kamu memalingkan mukamu dari manusia karena sombong dan janganlah kamu berjalan di muka bumi dengan angkuh. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong lagi membanggakan diri.” QS. Luqman Ayat 18.Rasulullah Saw. juga pernah bersabda yang artinya“Sombong adalah menolak kebenaran dan meremehkan manusia.” H. R. Muslim.Di dalam sebuah hadis, Rasulullah Saw. pernah bersabda yang artinya“Ada tiga golongan yang tidak akan diajak bicara oleh Allah, tidak disucikan oleh-Nya, dan baginya adzab yang pedih; yaitu Orang yang sudah tua berzina, penguasa pendusta dan orang miskin yang sombong.” H. R. Muslim.3. Menjadi Makhluk yang HinaAllah Swt. berfirman yang artinya“Orang-orang yang bersikap sombong di muka bumi tanpa alasan yang benar, mereka akan Aku palingkan dari kebenaran sehingga mereka tidak dapat memahami bukti-bukti kekuasaan-Ku. Sekalipun orang-orang yang sombong itu menyaksikan bukti-bukti kekuasaan-Ku, mereka tetap tidak mau beriman. Jika mereka melihat jalan sesat justru mereka mau mengikutinya. Begitulah karakter orang-orang yang sombong, mereka telah mendustakan agama Kami, dan mereka telah melalaikan bukti-bukti kekuasan Kami.” ayat 146.Allah Swt. akan menutup rapat pintu hati manusia yang bersikap sombong, sehingga ia tidak akan lagi mampu menerima kebenaran, sebagaimana tertulis di dalam dalil berikut“…….Demikianlah Allah mengunci mati hati orang yang sombong dan sewenang-wenang.” Al-Mukmin ayat 355. Menjadi Pengikut IblisAllah Swt. berfirman yang artinya“Dan ingatlah ketika Kami berfirman kepada para malaikat “Sujudlah kamu kepada Adam,” maka sujudlah mereka kecuali Iblis; ia enggan dan takabur dan adalah ia termasuk golongan orang-orang yang kafir.” Q. S. Al-Baqarah, ayat 34.6. Menjadi Penghuni NerakaOrang yang sombong akan dibenci Allah Swt., sehingga menjadi pengikut iblis yang mendekam selamanya di neraka, sebagaimana tertulis di dalam sabda Rasulullah Saw. berikut”Para penghuni neraka adalah orang-orang yang keras kepala, kasar lagi sombong.” Bukhari dan Muslim.Itulah 6 bahaya sifat sombong yang harus dijauhi seluruh umat Muslim. Sadarilah bahwa kita bukan apa-apa tanpa Allah Swt. Kita hanya manusia yang tidak memiliki kuasa apa pun. Hanya Allah Swt. yang sanggup memberikan dan mengambil. BR Sombong adalah penyakit hati yang dapat menyerang setiap manusia. Sifat ini tidaklah disukai oleh Allah SWT. Sombong adalah watak utama dari Iblis, sebagaimana yang diterangkan dalam banyak ayat di dalam Al Quran. Allah melarang kita memiliki sifat sombong. ”Dan janganlah kamu memalingkan mukamu dari manusia karena sombong dan janganlah kamu berjalan di muka bumi dengan angkuh. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong lagi membanggakan diri18 Dan sederhanalah kamu dalam berjalan dan lunakkanlah suaramu. Sesungguhnya seburuk-buruk suara adalah suara keledai19”. QS. Lukman 31/18 – 19 Manusia yang menonjolkan kesombongannya akan memiliki ciri-ciri ini Sikap memuji diri. Sikap ini muncul karena merasa dirinya memiliki kelebihan harta, ilmu pengetahuan, dan keturunan atau nasab. Oleh karena itu ia merasa lebih hebat dibanding orang lain. Merendahkan dan meremehkan orang lain. Sikap ini bisa diwujudkan dengan mamalingkan muka ketika bertemu dengan orang lain yang dikenalnya, karena merasa lebih baik dan lebih hebat darinya. Suka mencela dan membesar-besarkan kesalahan orang lain. Orang yang takabbur selalu menyangka bahwa dirinyalah yang benar, baik, dan mulia serta mampu malakukan segala sesuatu. Sedangkan orang lain dianggap rendah, kecil, hina dan tak mampu berbuat sesuatu. Bahkan orang lain dimatanya selalu berbuat salah. Sifat sombong ini sangat dibenci Allah SWT dan sudah pasti banyak bahaya yang kita dapatkan jika tumbuh kesombongan dalam diri kita. Bahaya dari pribadi yang sombong Sikap tercela yang sangat dibenci oleh Allah SWT An Nisa 36 Dibenci oleh orang lain karena keangkuhannya Lukman ayat 18 Dapat mematikan hati manusia Al Mukmin ayat 35 Tidak mensyukuri nikmat Allah SWT Al Israa ayat 83 Akan dimasukan ke dalam neraka An Nahl ayat 29 Lantas bagaimana cara menjauhinya? Dengan membiasakan diri berperilaku terpuji. Jika urusan dunia atau rezeki lihatlah manusia yang berada dibawah. Jika urusan akherat lihatlah manusia yang ada diatas tingkat kedekatannya dengan Allah SWT. ”Dan Tuhanmu berfirman, ”Berdoalah kepadaku, niscaya akan kuperkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembah-Ku akan masuk ke neraka Jahannam dalam keadaan hina dina”. QS. Al- Mukmin 40/60 Rasulullah saw bersabda “Dari Qatadah dan menambah didalamnya, “Sesungguhnya Allah telah mewahyukan kepada saya supaya kalian bertawadluk hingga tidak ada seorang pun yang menganiaya orang lain dan tidak ada seorangpun yang menyombongkan diri atas orang lain”. HR. Muslim TUJUAN tulisan ini adalah untuk kita sama-sama berbicara dan merenungi masalah atau penyakit riak dan sombong agar kita terhindar daripadanya. Barangkali sudah banyak yang telah ditulis oleh para ilmuan agama, pakar psikologi dan sebagainya tentang hal ini, sama ada sebagai satu tarbiyah agama mahupun sebagai kajian ilmiah untuk pemahaman tidak bercadang untuk mendalaminya dari sudut ilmiah tetapi sekadar menyelaminya daripada perspekstif agama yang mudah difahami riak dan sombongKita semua tahu apa itu yang dimaksudkan dengan riak dan sombong. Sombong juga dikenali sebagai takbur. Ia merupakan istilah yang sering diguna dan disebut berhubung dengan sikap dan pe'el juga tahu ia dianggap sebagai penyakit hati yang tidak senang diubati kerana kesan-kesannya tidak kita rasai secara fizikal dalam tubuh badan kita. Tambah lagi jika kita tidak atau jarang sekali bermuhasabah SWT berfirman "Dan janganlah kamu memalingkan mukamu dari manusia kerana sombong dan janganlah kamu berjalan di muka bumi dengan angkuh. Sesungguhnya ALLAH tidak menyukai orang-orang yang sombong lagi membanggakan diri." Surah Luqman 3118Menurut Rasulullah SAW, ada tiga penyakit yang akan menghancurkan amalan seseorang, antaranya ialah riak atau sombong. Imam al-Ghazali dalam kitab Ihya Ulumuddin berkata, sifat takbur akan menjadi batas pemisah antara seseorang dengan kemuliaan akhlak. Orang takbur akan selalu mendustakan kebenaran, menganggap rendah orang lain dan meninggikan manusia menjadi riak dan sombong?Dosa dan kesalahan pertama yang dilakukan oleh makhluk terhadap ALLAH ialah sifat sombong. Iblis enggan sujud kepada Nabi Adam AS sewaktu ALLAH memerintahkannya. Iblis merasakan dirinya besar lantaran merasakan dirinya lebih utama dan lebih mulia daripada Nabi Adam AS kerana kejadiannya daripada api sedangkan Nabi Adam AS daripada kesombongan iblis ALLAH ceritakan dalam Al-Quran, firman-Nya “Dan ingatlah ketika Kami memerintahkan kepada malaikat Sujudlah kepada Ada.’ Dia Iblis enggan dan membesarkan dirinya. Maka sesungguhnya dia adalah dari golongan musyrik.” Surah Al-Baqarah 234Manusia juga tidak terlepas daripada perasaan bahawa diri mereka adalah lebih utama dan lebih hebat daripada orang lain. Ramai dalam kalangan kita dan mungkin juga termasuk diri kita yang riak dan sombong kerana merasakan diri kita ini lebih hebat daripada orang lain. Al-Quran banyak menyebut tentang riak dan sombong khususnya sebagai sifat yang keji. Sifat ini amat ketara pada kaum Bani sifat-sifat yang disebut tentang kaum Bani Israel ialah suka mengadu domba dan menyalakan api berfirman “Setiap mereka menyalakan api peperangan Allah memadamkannya.” Surah Al-Ma’idah 64Mereka juga tamak dan haloba. "Dan sungguh kamu akan mendapati mereka, manusia yang paling haloba kepada kehidupan di dunia, bahkan lebih haloba lagi daripada orang-orang musyrik. masing-masing mereka ingin agar diberi umur seribu tahun, Padahal umur panjang itu sekali-kali tidak akan menjauhkannya daripada siksa. ALLAH Maha Mengetahui apa yang mereka kerjakan.” Surah Al-Baqarah 96Mereka juga dikatakan suka mengkhianat dan penuh dengan tipu muslihat. Mereka menganggap diri mereka adalah kaum pilihan ALLAH. Sehingga mereka selalu mencetus masalah, merencanakan bagaimana agar dunia ini hanya dikuasai oleh orang-orang dapati pula bahawa bangsa yang paling mudah melanggar janji adalah bangsa Yahudi. Bahkan perjanjian terhadap para nabi pun mereka berani melanggarnya. ALLAH berfirman “Sesungguhnya Kami telah mengambil perjanjian daripada Bani Israel, dan telah Kami utus kepada mereka rasul-rasul. Tetapi setiap datang seorang rasul kepada mereka dengan membawa apa yang tidak diingini oleh hawa nafsu mereka, maka sebagian daripada rasul-rasul itu mereka dustakan dan sebahagian yang lain mereka bunuh.” Surah Al-Maidah 70. Bangsa Yahudi juga dikenali sebagai pemakan riba. Kecintaan terhadap dunia menghilangkan rasa belas kasih dalam hati mereka. Mereka memanfaatkan penderitaan orang lain demi mengaut keuntungan konteks subjek yang kita sedang bincang, bangsa Yahudi amat terkenal dengan sifat takbur, angkuh dan sombong busuk hati, dan rasis adalah sifat yang melekat pada diri bani Israel. Menganggap diri mereka sebagai manusia pilihan, sedangkan yang lain hanyalah pelayan bagi keperluan mereka. ALLAH berfirman “Katakanlah, “Hai orang-orang yang menganut agama Yahudi, jika kamu mendakwakan bahwa sesungguhnya kamu sajalah kekasih Allah bukan manusia-manusia yang lain, maka harapkanlah kematianmu, jika kamu adalah orang-orang yang benar.” Surah Al-Jumu’ah 6Menjadi kewajipan kita sebagai mukmin untuk memahami dan menghayati sifat-sifat keji tersebut. Sekaligus membuat kita berhati-hati dan berwaspada agar kita tidak terikut dengan pe'el dan perangai riak orang berilmu dan pemimpin yang berkuasaKita lihat ramai cerdik pandai dalam kalangan kita dan pemimpin-peminpin yang berkuasa yang membawa dan mempamerkan sikap riak dan sombong. Mereka menjadi riak dan sombong kerana mempunyai kelebihan daripada orang lain, sama ada mempunyai kuasa sebagai penjawat awam atau memegang jawatan tertentu, mempunyai ilmu pengetahuan sama ada pengetahuan tentang dunia atau pengetahuan tentang akhirat, mempunyai harta kekayaan, mempunyai kegagahan fizikal atau keturunan yang dianugerah Tuhan tidak mereka syukuri dengan perasaan syukur dan tawaduk tetapi membuat mereka menjadi riak dan ciri-ciri riak dan sombong yang ada pada diri mereka ialah* Sukar menerima pandangan orang lain sekalipun hatinya merasakan pandangan orang itu lebih baik daripadanya. Apatah lagi kalau pandangan itu datang daripada orang yang lebih rendah daripadanya sama ada rendah umur, pangkat atau lain-lain lagi;* Mudah marah atau emosional. Apabila berlaku perbincangan dua hala, mereka cepat tersinggung atau cepat naik darah kalau ada orang tersilap atau tersalah; memilih kawan. Suka berkawan hanya dengan orang yang sama taraf dengannya;* Memandang hina pada golongan bawahan. Dalam perbahasan atau perbincangan, selalunya dia suka meninggikan suara atau menguatkan suara lebih daripada yang diperlukan; * Dalam pergaulan dia suka kata-katanya didengari, diambil perhatian dan diikuti. Sebaliknya di pihaknya sendiri, susah untuk mendengar cakap atau nasihat orang lain serta tidak prihatin dengan cakap orang. Apatah lagi untuk mengikut cakap orang lain;* Dalam pergaulannya, dia saja yang menguasai perbincangan dan tidak suka memberi peluang kepada orang lain bercakap. Kalau ada orang lain bercakap, dia suka memotong percakapan orang itu;* Kalau jadi pemimpin, dia memimpin dengan kasar dan keras terhadap pengikut-pengikutnya atau orang bawahannya. Ia membuat arahan tanpa timbang rasa dan tidak ada perikemanusiaan. Kalau dia menjadi pengikut, susah pula untuk patuh pada pemimpinnya; susah hendak memberi kemaafan kepada orang yang tersilap dengannya. Bahkan ditengking-tengking, diherdik, dikata-kata atau dihina-hina. Di belakangnya diumpat-umpat;* Kalau dia yang bersalah, susah dan berat hendak minta maaf. Rasa jatuh wibawa apabila merendah diri meminta maaf. Bahkan dia tidak mengaku bersalah;* Dia suka dihormati. Tersinggung kalau tidak dihormati tetapi dia sendiri susah atau berat untuk menghormati orang lain;* Mudah berdendam dengan orang lain terutamanya apabila orang itu kita bermuhasabah dan memperbaiki diri. Kita perlu insaf dan akui bahawa kita manusia yang amat daif dan lemah. Segala kehebatan dan kelebihan yang ada pada diri kita adalah anugerah daripada-Nya dan bisa ditarik balik bila-bila masa fayakun! Kita bisa ditimpa sakit atau jatuh daripada kedudukan yang tinggi dengan lebih tepat istidraj boleh berlaku bila-bila masa. Sudah banyak contoh yang berlaku di depan mata kita untuk menjadi teladan kepada kita kita membina hidup di atas jalan sirotul- mustaqim agar kita selamat di dunia dan di Lori Official Writer 2001 Yakobus 4 6 Tetapi kasih karunia, yang dianugerahkan-Nya kepada kita, lebih besar dari pada itu. Karena itu Ia katakan "Allah menentang orang yang congkak, tetapi mengasihani orang yang rendah hati." Bacaan Alkitab Setahun Mazmur 53; Kisah Para Rasul 25; Imamat 16-17 Apa yang membuat Tuhan tidak berkenan dengan hidup kita? Menurut Yakobus, hal itu adalah kecongkakan atau kesombongan. Dosa menjadi jurang pemisah antara Tuhan dengan manusia. Karena kekudusan-Nya tidak bisa dicemari dengan dosa-dosa kita. Untuk menyatukan kembali hubungan yang sudah terpisah ini, Tuhan datang ke dunia dalam wujud manusia. Dia rela memikul setiap dosa-dosa kita dan menyatukan kembali hubungan kita dengan Bapa Surgawi. Sama seperti dosa bertentangan dengan kekudusan Tuhan, kecongkakan menjadi bentuk perlawanan terhadap Tuhan. Di Amsal 6 16-17 disampaikan bahwa mata yang sombong atau mata yang angkuh adalah kekejian bagi Tuhan atau Tuhan sangat membenci hal itu. Kalau saja Tarzan bisa mengajarkan tentang isi Alkitab, dia mungkin akan berkata seperti ini “Kerendahan hati itu bagus…Kesombongan itu…buruk!” Ya, kerendahan hati itu memang baik. Itu artinya kita perlu belajar untuk bisa menjadi pribadi yang rendah hati, bukan? Belum tentu juga. Kenapa? Saya sudah mencoba hal ini. Ketika saya hanya fokus untuk menjadi pribadi yang rendah hati, saya justru hanya fokus kepada diri saya sendiri. Sampai akhirnya, hal itu menumbuhkan bibit kesombongan. Semuanya tentang saya. Pastinya ini bisa jadi jebakan yang sangat berbahaya bagi orang Kristen. Karena kita semua tahu bahwa Dia yang terbesar harus menjadi hamba Matius 20 27. Kita mungkin akan cenderung menyombongkan diri dibalik kerendahan hati kita yang palsu. Seiring waktu, tanpa sadar kita tidak lagi mengandalkan Tuhan dan bahkan tak lagi mau menghargai sesama. Kita akan mulai berpikir, “Aku kan lebih penting dari kamu karena aku lebih banyak melayani dibandingkan dengan kamu.” Itu adalah ciri-ciri dari KESOMBONGAN’ atau KECONGKAKAN’. Jadi, apa yang perlu kita lakukan supaya benar-benar rendah hati? KASIH. Kasih mengubah fokus kita dari diri sendiri kepada orang lain. Kerendahan hati adalah buah dari tindakan kasih. Apa kata Alkitab soal kasih? “Kasih itu sabar; kasih itu murah hati; ia tidak cemburu. Ia tidak memegahkan diri dan tidak sombong. Ia tidak melakukan yang tidak sopan dan tidak mencari keuntungan diri sendiri. Ia tidak pemarah dan tidak menyimpan kesalahan orang lain. Ia tidak bersukacita karena ketidakadilan, tetapi karena kebenaran.” 1 Korintus 13 4-6 Jika kita belajar mengasihi dengan tulus, kita tidak akan membual tentang tindakan kita. Kita tidak akan mementingkan diri kita sendiri atau cemburu. Tindakan kita harus didasarkan oleh kebaikan. Kita tidak akan mudah terprovokasi dan kita tidak akan sombong. Penting untuk kita catat bahwa kita mampu melakukan kebaikan ketika kita hidup dalam kasih. Kasih tidak mementingkan diri sendiri. Saat kita bertindak tanpa pamrih, tidak ada ruang bagi kesombongan. Bertindak tanpa kasih sebenarnya hanya akan mengarahkan kita kepada keegoisan. Sementara bertindak dengan kasih akan membuat kita lupa akan kepentingan kita sendiri. Hasilnya adalah kita dibentuk menjadi pribadi yang rendah hati. Kerendahan hati akan menjadi hasil sampingan dari mengikuti dua perintah besar, pertama mengasihi Allah. Kedua, mengasihi sesama Matius 22 37-39. Sifat Allah adalah kasih. “Barangsiapa tidak mengasihi, ia tidak mengenal Allah, sebab Allah adalah kasih.” 1 Yohanes 4 8 Tentu saja saya ingin berkenan bagi Tuhan. Saya ingin jadi pribadi yang rendah hati. Saya ingin lebih banyak mengalami kasih karunia Tuhan. Saya ingin supaya kasih-Nya sempurna di dalam saya. Apakah Anda rindu jadi pribadi yang rendah hati dan tidak egois? Ucapkan doa di bawah ini Bapa, aku datang kepadaMu saat ini dengan rendah hati. Kiranya kasih-Mu sempurna melalui hidupku. Kalau aku masih hidup di dalam kecongkakan maupun kesombongan, tolong singkapkan sepenuhnya. Supaya aku belajar untuk hidup rendah hati di dalam kasihMu. Aku memerlukan kasihMu, Bapa. Bantu aku untuk mencerminkan kasih itu melalui hidupku. Di dalam nama Tuhan Yesus, aku berdoa. Amin Hak cipta Jonathan Santiago, renungan ini diambil dari CBN

ciri ciri orang sombong menurut alkitab