4. Es atau Air Es. Fungsi penambahan es atau air es adalah untuk mempertahankan suhu daging agar tetap rendah selama penggilingan dan pembuatan adonan (memperpanjang keawetan bakso yang dibuat) serta mempertahankan produk agar tidak kering. Penambahan es atau air es biasanya sebanyak 10-15% bahkan ada yang 30%. 5. Adapun proses produksi bakso ikan tuna yang akan dilakukan oleh PD. Anugrah Bakso Ikan Tuna terlampir pada flowmap di bawah ini: Tabel 1 Flowmap proses produksi bakso ikan tuna Gudang Produksi Finishing 1 Ikan tuna, daging sapi, tepung sagu Mulai 2 aren, bawang putih, vetsin, garam, lada, dan batu es. Ikan tuna, daging sapi, tepung sagu 16 Desa Sukaraja Kabupaten Sukabumi. Demonstrasi pembuatan sambal ikan tuna (SAUNA) diikuti oleh 23 orang yang terdiri dari ibu-ibu pengolahan perikanan Saluyu Desa Sukaraja, serta perwakilan dari Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Sukabumi. Bahan Bahan yang digunakan dalam pembuatan sambal tuna antara lain daging ikan Tuna ± Ikan memiliki kandungan omega 3 yang sangat baik untuk masa pertumbuhan terutama pada anak-anak. Salah satu ikan yang memiliki manfaat untuk kesehatan pada tubuh kita adalah ikan tenggiri. Tubuh ikan tenggiri panjang dan pipih untuk sisinya tergolong kuat, Ikan tenggiri tidak memiliki sisi sama sekali pada kulitnya, Mulut dari ikan tenggiri digunakan pada pembuatan bakso ikan 2. Untuk mengetahui proses pembuatan bakso ikan. C. Prosedur Kerja Pengolahan Bakso Ikan 1. Teknik pengolahan bakso ikan yaitu jika digunakan 2. bahan baku dari ikan segar, perlu 3. dilakukan pemisahan daging dari tulang-tulang dan durinya dengan cara menyayat memanjang pada bagian punggung hingga terbelah. 4. Cara pembuatan bakso ikan tidak sulit. Ikan digiling halus atau ditumbuk kemudian dicampur dengan bumbu di dalam alat pencampur khusus, sehingga bahan tercampur menjadi bahan pasta yang sangat rata dan halus. Pasta dicetak berbentuk bulat dan dimasak sampai matang. Bakso yang bermutu bagus dapat dibuat tanpa penambahan bahan kimia apapun. 3.1 Menerapkan prinsip dasar dan alur proses pengolahan diversifikasi hasil perikanan (abon ikan, sosis ikan, sate, bakso, batagor, siomay, pempek, kerupuk, kaki naga, ekado, dan berbagai macam diversifikasi produk olahan hasil perikanan lainnya) 3.2 Menerapkan pengemasan produk. diversifikasi hasil perikanan 3.3 Menerapkan analisa usaha. Jawab: Tujua : Untuk mengetahui cara pembuatan kamaboko, untuk diversifikasi produk pangan olahan ikan, untuk memperpanjang umur simpan, menambah nilai ekonomis. Prinsip : Berdasarkan terbentuknya sol akibat adanya garam, dan berdasarkan pengikatan pati dan terjadi gelatinisasi sehingga terbentuk tekstur yang kenyal. 2. Usaha mikro yang dilakukan juga masih sebatas produk abon, naget, bakso, kaki naga dan diproduksi sesuai kebutuhan pesanan. PKM ini bertujuan untuk memberikan informasi kepada masyarakat tentang cara pembuatan surimi basah dan surimi kering serta aplikasinya sebagai bahan fortivikasi pada produk stik dan cookies ikan. 6. PEMBAHASAN Berdasarkan hasil percobaan pembuatan abon dapat diketahui bahwa abon tersebut memiliki berat produk 102 gram, % produk sebesar 50,1 %. Abon yang dihasilkan memiliki warna kuning kecoklatan, rasanya agak manis, aromanya khas abon, teksturnya kasar dan kenampakan yang menarik. Bahan baku abon ikan dapat digunakan dari berbagai jenis ikan, disamping itu abon ikan mempunyai daya awet yang relative lama. 3. BAHAN-BAHAN YANG DIBUTUHKAN Ketumbar Daun salam Sereh Lengkuas Asam Ikan tongkol (bahan utama) Kelapa parut Gula merah Garam Bawang putih Bawang merah. 4. 1. Tumis bawang putih, bawang bombai, jahe dan cabai kering. Beri kecap asin, saus tiram, saus sambal, minyak wijen, gula dan air. 2. Masukan bakso, masak hingga bumbu meresap, beri larutan maizena, masak hingga mengental. 3. Angkat dan sajikan dengan taburan daun bawang. Jadi, total biaya operasional per bulan adalah sebagai berikut: Rp 2.152.775 + Rp 14.328.000 = Rp 16.480.775. c. Omzet atau pendapatan. Jika diasumsikan semangkuk bakso dijual dengan harga Rp 15.000 dan di setiap harinya Anda mampu menjual hingga 50 mangkuk, maka omzet yang diperoleh per bulan: "Bu Siska akan mengadakan arisan di rumahnya. Ia membuat bakso kuah untuk menjamu para tamu. Kuah bakso diramu sedemikian rupa dengan rempah-rempah yang memadai. Sebelum dihidangkan, Bu Siska mencicipi hasil masakannya untuk memastikan rasa masakan." Tahapan pengolahan yang dilakukan oleh Bu Siska adalah . . . . A. Perencanaan. B. Pembuatan. C Bahan baku pembuatan bakso dapat berasal dari berbagai daging jenis ternak, antara lain, sapi, babi, ayam dan ikan. Jenis bakso yang banyak ditemukan di pasar adalah bakso daging sapi dan bakso daging ayam. Bahan utama pembuatan bakso selain daging atau ikan adalah tepung, yang berfungsi sebagai bahan pengisi atau bahan pengikat, dan tepung waSoURp.

cara pembuatan bakso ikan tuna