unsurunsur tertentu dalam suatu masyarakat sehingga tercipta sebuah tertib sosial (Ritzer, 2009:258). Biku Parekh (2008:84-87) menyebutkan bahwa proses integrasi sosial dalam sebuah masyarakat hanya dapat tercipta bila terpenuhi tiga prasyarat utama. Pertama, adanya kesepakatan
Dilansirdari Ensiklopedia, integrasi sosial yang tercipta dalam masyarakat dapat terlihat dari terwujudnya ketertiban.
9 Ciri yg paling terang dr penduduk multikultural adalah relatif sering terjadi . Jawabannya : Konflik, Perpecahan maupun pertengkaran. 10. Letak Indonesia yg sungguh strategis di jalur jual beli dunia mengakibatkan terjadinya keragaman dlm bidang . 10 Contoh Kontak Sosial Langsung dan Tidak Langsung yang Mudah di Pahami.
Integrasinasional bisa diwujudkan dalam kehidupan masyarakat majemuk jika . pola serta gaya hidup masyarakat yang seragam cara berpikir anggota masyarakat relatif sama
Denganmemanfaatkan media sosial sebagai jembatan untuk berkomunikasi, integrasi nasional dapat tercapai dalam keberagaman dan perbedaan yang ada dalam masyarakat Indonesia. Dengan saling berkomunikasi dan berinteraksi melalui media sosial dapat menimbulkan rasa integrasi antar satu individu dengan individu lainnya tanpa memandang ras, suku
Yuksimak pembahasan berikut ! Perubahan sosial budaya secara umum adalah perubahan yang terjadi dalam kehidupan masyarakat yang di dalamnya terdapat perubahan nilai - nilai dan tata cara kehidupan dari tradisional menjadi modern. Berikut yang merupakan ciri-ciri perubahan sosial budaya : • Perubahan sosial budaya berlangsung atau terjadi
KomponenKebudayaan Yang Mengacu Perkembangan Masyarakat. 15/03/2023 by rizalhadizan. Pada dasarnya suatu pelopor dr kebudayaan dr masa ke masa merupakan the tool making animal. Dalam padangan fatwa materialis, teknologi merupakan inti dr suatu penduduk & kebudayaan. Yang intinya bahwasanya berkerja dgn sistim nilai yg ada pada suatu penduduk .
FungsiAfeksi dlm Keluarga. Membagi kasih sayang. Mempererat hubungan keluarga. Menciptakan kerukunan. Menumbuhkan sikap saling mengetahui. Menciptakan rasa kenyamanan. Menumbuhkan perilaku toleransi. Menjadi pribadi yg bisa dipercaya. Sikap saling mempunyai.
Integrasisosial dalam masyarakat dapat terlihat dari pola lantai diagonal yang mencerminkan kesatuan dan kebersamaan dalam kehidupan bermasyarakat. Manfaat Integrasi Sosial dalam Masyarakat Mengurangi Konflik dan Diskriminasi. Integrasi sosial yang baik dapat mengurangi tingkat konflik dan diskriminasi dalam masyarakat.
darikelompok yang dominan. Sebaliknya, masyarakat yang terintegrasi atas dasar konsensus sekalipun, tak mungkin bertahan secara permanen tanpa adanya kekuasaan paksaan. Jadi, konflik dan konsensus merupakan gejala-gejala yang terelakkan dalam masyarakat. Konflik dapat memberika sumbangan terhadap integrasi
Sekilasmengenai Ibnu Khaldun. Nama lengkap Ibnu Khaldun adalah Abu Zaid 'Abdurrahman bin Muhammad bin Khaldun al HadhrMI. Ibnu Khaldun lahir di Tunisia, Afrika Utara pada tanggal 27 Mei 1332. Lahir dlm keluarga yg cendekia. Ibnu Khaldun sering disebut sebagai bapak pendiri ilmu historiografi, sosiologi, & ekonomi.
Integrasisosial yang tercipta dalam masyarakat dapat terlihat dari . timbul kesamaan kehendak. Salah satu faktor penghambat terjadinya integrasi sosial dalam masyarakat adalahAdanya musuh bersama dari luar. Menghargai orang lain dengan kebudayaannya. Sikap terbuka dari golongan yang berkuasa dalam masyarakat. Masyarakat Indonesia
22 Terciptanya integrasi sosial di dalam suatu masyarakat dapat dilihat dari a. terwujudnya suatu bentuk ketentraman dalam kehidupan bermasyarakat. b. pola hidup yang sama di antara anggota masyarakatnya. c. timbulnya kesamaan kehendak di antara anggota masyarakat. d. nilai sosial ditentukan oleh salah satu anggota kelompok.
Prosesintegrasi sosial ini terdiri dari beberapa fase, yaitu akomodasi, kerjasama, koordinasi, dan asimilasi. Mari kita jelajahi setiap fase tersebut untuk lebih memahami betapa pentingnya integrasi sosial dalam membangun masyarakat yang inklusif dan harmonis. Akomodasi: Menghormati Perbedaan dan Membuka Diri terhadap Lainnya
Namun konsep nasionalisme tidak hanya meliputi aspek-aspek kegemilangan dari gagasan modernitas yang ditawarkan oleh Pencerahan Eropa karena dia merupakan akibat (by-product) dari pengondisian modernitas bersamaan dengan transformasi sosial masyarakat Eropa pada saat itu. Dari situ dapat dikatakan bahwa nasionalisme adalah penemuan bangsa
jbafV. Jakarta - Integrasi sosial adalah penyesuaian antara unsur-unsur yang berbeda, terutama dalam kehidupan sosial sehingga dapat menghasilkan pola kehidupan yang nyaman bagi masyarakat. Integrasi sosial merupakan gabungan dari dua istilah kata, yaitu 'integrasi' yang dalam Bahasa Inggris disebut dengan integration, yang memiliki arti kesempurnaan atau keseluruhan. Sementara kata 'sosial' berarti hubungan dan juga timbal balik dari tindakan yang dilakukan oleh masyarakat. 5 Cara Mudah dan Praktis Mengolah Daging Kurban agar Empuk dan Tidak Alot 10 Cara Terbaik untuk Meningkatkan Fokus Arti Surimi beserta Cara Pembuatan, Rasa, dan Penyimpanannya Sementara menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia KBBI, integrasi adalah pembauran sesuatu hingga menjadi kesatuan yang utuh dan bulat. Integrasi sosial mempunyai peran penting bagi semua kalangan masyarakat. Dengan adanya integrasi sosial yang baik, tujuan terbentuknya masyarakat harmonis akan mudah mencapai tujuan bersama. Dalam kehidupan sehari-hari, ada beberapa contoh integrasi sosial di masyarakat. Apa saja contoh integrasi sosial di masyarakat? Berikut ini kumpulan contoh integrasi sosial di masyarakat yang perlu diketahui, seperti dilansir dari Kamis 19/5/2022.Berita video TikTok, gol-gol yang mengantarkan Timnas Indonesia U-23 ke Semifinal SEA Games 2021Integrasi Normatif Integrasi normatif terbentuk akibat adanya norma yang berlaku di masyarakat. Dalam hal ini norma tersebut mampu mempersatukan masyarakat. Contohnya suatu masyarakat desa yang punya semboyan bersatu dengan istilah guyub rukun, atau semboyan Bhineka Tunggal Ika untuk masyarakat Indonesia. Integrasi Fungsional Integrasi fungsional terbentuk karena adanya fungsi tertentu dalam masyarakat. Contohnya keanekaragaman suku bangsa di Indonesia, suku pelaut untuk Suku Bugis yang mencari ikan dan suku pedagang adalah Suku Minang. Beberapa suku bangsa itu saling melengkapi sehingga tercipta integrasi. Integrasi Koersif Integrasi koersif terbentuk karena kekuasaan yang dimiliki. Contohnya tindakan anarkistis akan berhenti karena polisi melakukan tembakan peringatan atau menembakkan gas air Integrasi Sosial di MasyarakatIntegrasi Nasional Integrasi nasional adalah proses penyesuaian unsur-unsur yang berbeda dalam kehidupan masyarakat secara nasional sehingga menghasilkan pola kehidupan yang serasi. Sedangkan makna integrasi nasional bagi Bangsa Indonesia adalah suatu proses menyatukan berbagai budaya, suku bangsa, kelompok sosial, agama, aliran, dan kekuatan-kekuatan lainnya dari seluruh wilayah nusantara. Hal itu untuk mewujudkan suatu kehidupan berbangsa dan bernegara yang sejahtera, dinamis, berkeadilan sosial, dan demokratis berdasarkan Pancasila dan UUD 1945. Integrasi Bangsa Integrasi bangsa adalah sebuah kesatuan dari berbagai kelompok budaya atau kelompok sosial dalam suatu wilayah. Integrasi bangsa berasal dari dua kata yaitu 'integrasi' dan 'bangsa'. Integrasi adalah kondisi pembauran dari berbagai komponen yang berbeda. Integrasi bangsa berarti sebuah cerminan/representasi kesatuan sebuah bangsa di mata Integrasi Sosial di MasyarakatIntegrasi Bangsa Integrasi bangsa adalah sebuah kesatuan dari berbagai kelompok budaya atau kelompok sosial dalam suatu wilayah. Integrasi bangsa berarti sebuah cerminan/representasi kesatuan sebuah bangsa di mata dunia. Integrasi Sosial Integrasi sosial adalah suatu proses penyesuaian unsur-unsur sosial yang berbeda seperti norma, nilai, pranata, sistem religi, peranan sosial, lembaga sosial dan lain sebagainya yang menghasilkan suatu pola kehidupan yang sesuai dan serasi bagi masyarakat. Wujud dari integrasi sosial dalam masyarakat meliputi integrasi keluarga, integrasi kekerabatan, integrasi masyarakat, integrasi Integrasi Sosial di MasyarakatIntegrasi Kebudayaan Pengertian integrasi kebudayaan adalah penyesuaian antara unsur kebudayaan yang saling berbeda sehingga mencapai suatu keserasian fungsi dalam kehidupan masyarakat. Integrasi kebudayaan terbentuk melalui difusi, asimilasi, dan akulturasi. Integrasi Masyarakat Integrasi masyarakat dapat diartikan sebagai kerja sama dari seluruh anggota masyarakat, mulai individu, keluarga, lembaga, dan masyarakat secara keseluruhan sehingga menghasilkan kesepakatan nilai yang sama. Integrasi masyarakat akan terwujud apabila mengendalikan prasangka yang ada di masyarakat sehingga tidak terjadi konflik. Sumber Kemdikbud Dapatkan artikel contoh dari berbagai tema lain dengan mengeklik tautan ini.
Integrasi berasal dari bahasa inggris “integration” yang berarti kesempurnaan atau keseluruhan. Integrasi sosial dimaknai sebagai proses penyesuaian di antara unsur-unsur yang saling berbeda dalam kehidupan masyarakat sehingga menghasilkan pola kehidupan masyarakat yang memilki keserasian fungsi. Definisi lain mengenai integrasi adalah suatu keadaan di mana kelompok-kelompok etnik beradaptasi dan bersikap komformitas terhadap kebudayaan mayoritas masyarakat, namun masih tetap mempertahankan kebudayaan mereka masing-masing. Integrasimemiliki 2 pengertian, yaitu Pengendalian terhadap konflikdan penyimpangan sosial dalam suatu sistem sosial tertentu. Membuat suatu keseluruhan dan menyatukan unsur-unsur tertentu. Integrasi sosial adalah jika yang dikendalikan, disatukan, atau dikaitkan satu sama lain itu adalah unsur-unsur sosial atau kemasyarakatan. Dalam KBBI di sebutkan bahwa integrasi adalah pembauan sesuatu yang tertentu hingga menjadi kesatuan yang utuh dan bulat. Istilah pembauran tersebut mengandung arti masuk ke dalam, menyesuikan, menyatu, atau melebur sehingga menjadi satu. Banton dalam Sunarto, 2000 154 mendefinisikan integrasi sebagai suatu pola hubungan yang mengakui adanya perbedaan ras dalam masyarakat, tetapi tidak memberikan makna penting pada perbedaan ras tersebut. Menurut pandangan para penganut fungsionalisme structural, system social senantiasa terintegrasi di atas dua landasan berikut Suatu masyarakat senantiasa terintegrasi di atas tumbuhnya consensus di antara sebagian besar anggota masyarakat tentang nilai-nilai kemasyarakatan yang bersifat fundamental. Masyarakat terintegrasi karena berbagai anggota masyarakat sekaligus menjadi anggota dari berbagai kesatuan social cross-cutting affiliations. Suatu integrasi sosial di perlukan agar masyarakat tidak bubar meskipun menghadapi berbagai tantangan, baik merupa tantangan fisik maupun konflik yang terjadi secara sosial budaya. Penganut konflik berpendapat bahwa masyarakat terintegtrasi atas paksaan dan karena adanya saling ketergantungan di antara berbagai kelompok. Pada suratal-An’am ayat 153 Allah lagi-lagi menegaskan tentang pentingnya integrasidalam kehidupan manusia. “Dan bahwa yang kami perintahkan ini adalah jalan-Ku yanglurus, maka ikutilah dia jangan kamu mengikuti jalan-jalan yang lain karena itu menceraiberaikan kamu dari jalanNya”.Yang dimaksud tali Allah dalam ayat ini adalah jalan yang lurus; perpecahan itu dengandemikian adalah jalan yang tidak boleh ditempuh. Jalan -jalan yang lain dimaksud adalahagama-agama dan kepercayaan yang selain Islam. Kecaman Allah bagi mereka yangmengikuti jalan lain itu dapat disimak dalam surat yang sama ayat 159 yang artina “Sesungguhnya orang-orang yang memecah belah agamanya dan mereka menjadi berpecah belah bergolongan, tidak ada sedikit pun tanggung jawab kamu terhadap mereka, sesungguhnya urusan mereka hanyalah terserah Allah, kemudian Allah akan memberitahukan kepada mereka apa yang telah mereka perbuat”. Proses Terjadinya Integrasi Sosial Proses tentang terwujudnya integrasi sosial dalam masyarakat, menurut pandangan ilmu sosiologi diawali dengan terjadinya konflik di dalam masyarakat. Konflik itu kemudian diredam lewat akomodasi. Akomodasi itu menghasilkan koordinasi antarpihak yang berkonflik untuk bersatu. Tahap terakhir dalam integrasi sosial adalah terjadi asimilasi antarpihak yang menjalin koordinasi antara pihak satu dengan lainnya. Sampai akhirnya dengan adanya sejumlah proses panjang ini memberikan kesadaran bahwa setiap masyarakat harus bersatu di dalam menghadapi pihak-pihak yang bertikai. Jenis-Jenis Intergrasi Integrasi Fungsional Integrasi sosial dalam bentuk integrasi fungsional adalah integrasi yang biasanya dibentuk berdasarkan kerangka perspektif fungsional, yakni melihat masyarakat sebagai sebuah sistem yang terintegrasi. Integrasi fungsional biasanya berkembang dalam masyarakat yang mempunyai tingkat spesialisasi kerja tinggi. Jadi secara sederhannya, dalam integrasi fungsional memberikan bentuk integrasi yang dipersatukan oleh kebutuhan tertentu ketergantungan fungsional. Contoh dalam integrasi fungsional ini bisa dilihat dalam masyarakat Jakarta yang Suku Asli hidup di DKI Jakarta adalah Suku Betawi dan Suku yang ada di Jawa Barat Sunda. Dalam prosesnya integrasi sosial, khususnya fungsional yang ada dalam wilayah ini. Hal ini lantaran semua pasokan makanan disuplai dari Jawa Barat, sememntara semua industri yang berkembang di Jawa Barat akibat adanya dukungan dari kemajuan di DKI Jakarta. Integrasi Koersif Integrasi sosial dalam bentuk integrasi koersif adalah integrasi yang terjadi tak berasa dan hasil kesepakatan normatif maupun ketergantungan fungsional. Integrasi koersif adalah hasil kekuatan yang mengikat masyarakat secara paksa. Integrasi koersif terbentuk berdasarkan paksaan dan pihak-pihak yang mempunyai kekuasaan dengan memakai lembaga sosial. Contoh dalam integrasi sosial koersif ini contohnya saja dalam kajian Lembaga Hukum, yang mempunyai sifat mengikat dan keras kepada semua pihak berlawanan secara universal. Integrasi Normatif integrasi sosial dalam bentuk normatif adalah integrasi yang biasanya terbentuk karena adanya kesepakatan nilai, norma, cita-cita bersama, serta rasa solidaritas antaranggota masyarakat. Integrasi normatif biasanya terjadi pada masyarakat yang mempunyai solidaritas mekanik masyarakat sederhana. Integrasi ini sangat berhubungan dengan unsur-unsur budaya sehingga sering disebut integrasi budaya. Contoh integrasi normatif atau budaya ini contohnya saja dalam masyarakat di Indonesia, khususnya di Kalimantan Barat Kalbar yang bisa hidup sederhana antara masyarakat Jawa, Madura, dan Dayak. Proses terbentuknya integrasi sosial normatif atau budaya di Kalbar ini dapat dibilang dilatarbelakangi dengan adanya konflik sosial, dalam sejarahnya pernah terjadi permasalahan antara Suku Dayak dan Suku Madura. Karena kesadaran akan munculnya dampak negatif perpecahan pada akhirnya masyarakat melakukan integrasi sosial. Faktor-faktor Integrasi Sosial Faktor Pendorong Integrasi Sosial Berikut Adalah Faktor pendorong dalam integrasi sosial sebagai berikut; Rasa ingin memiliki. Konsesus. Cross-cutting affiliations. Cross-cutting loyalities. Kesediaan berkorban demi kebaikan bersama. Faktor Penghambat Integrasi Sosial Beriku adalahFaktor penghambat integnasi sosial sebagai berikut; Kondisi masyarakat yang terisolasi. Masyarakat kurang mempunyai ilmu pengetahuan. Terdapat perasaan superior salah satu kelompok. Contoh-contoh Integrasi Sosial Contoh Integrasi Sosial Secara Nasional Contoh tentang integrasi sosial yang dilakukan secara Nasional dan pernah diperbuat oleh Indonesia ialah tentang adanya pemeberontakan pada GAM Gerakan Aceh Merdeka yang mempunyai tujuan untuk keluar dan memiskan dari NKRI. Kejidian gerakan sparatis ini akhirnya dapat diatasi dengan adanya integrasi sosial yang dilakukan oleh Pemerintah Indonesia dan GAM lewat proses akomodasi yang saling menguntungkan pihak satu dengan lainnya. Contoh Integrasi Sosial dalam Kebudayaan Contoh tentang integrasi sosial dalam kebudayaan contohnya saja adanya penerimaan sikap yang pernah dilakukan oleh Masyarakat Suku Lampung Sumatra pada Masyarakat Bali. Sebagai gejala sosial di wilayah ini pernah mengalami konflik yang berkepanjangan serta menaruh perhatian secara nasional dan internasional. Adanya permasalahan tentang perbedaan inilah akhirnya dapat mempersatuakan antara masyarakat Lampung dengan Bali lewat perundingan atau kerjasa, bahkan dengan berjalannya waktu bentuk integrasi sosial ini sudah menjadi proses asimilasi dan akulturasi budaya yang berkembang di wilayah Lampunng. Contoh Integrasi Sosial Internasional Contoh integrasi sosial yang dilakukan secara integrasi sosial contohnya saja bersatunya antara Negara Jerman Barat dan Jerman Timur. Dengan sistem dan kepentingan pada zaman dulu Negara Jerman berpisah menjadi 2 bentuk, sampai akhirnya karena adanya rasa mendahulukan kepentingan bersama wilayah ini bersatu akibat integrasi sosial secara internasional. Manfaat Integrasi Sosial Menjadikan Kehidupan Masyarakat Lebih Tentram dan Aman. Memberikan Kenyamanan dalam Kehidupan Berbangsa dan Bernegara. Melahirkan kebudayaan baru yang berbeda dengan kebudayaan yang sebelumnya. Dapat memberikan sikap kepedulian antar sesama, walaupun berbeda dalam suku, budaya, negara, dan lain sebaginya. Syarat-Syarat Integrasi Sosial Integrasi social akan terbentuk di masyarakat apabila sebagian besar anggota masyarakat tersebut memiliki kesepakatan tentang batas-batas territorial dari suatu wilayah atau Negara tempat mereka tinggal. Selain itu, sebagian besar masyarakat tersebut bersepakat mengenai struktur kemasyarakatan yang di bangun, termasuk nilai-nilai, norma-norma, dan lebih tinggi lagi adalah pranata-pranata sosisal yang berlaku dalam masyarakatnya, guna mempertahankan keberadaan masyarakat tersebut. Selain itu, karakteristik yang di bentuk sekaligus manandai batas dan corak masyarakatnya. Menurut William F. Ogburn da Mayer Nimkoff, syarat berhasilnya suatu integrasi social adalah Anggota-anggota masyarakat merasa bahwa mereka berhasil saling mengisi kebutuhan-kebutuhan satu dengan yang lainnya. Hal ini berarti kebutuhan fisik berupa sandang dan pangan serta kebutuhan sosialnya dapat di penuhi oleh budayanya. Terpenuhinya kebutuhan-kebutuhan ini menyebabkan masyarakat perlu saling menjaga keterikatan antara satu dengan lainnya. Masyarakat berhasil menciptakan kesepakatan consensus bersama mengenai norma-norma dan nilai-nilai social yang di lestarikan dan di jadikan pedoman dalam berinteraksi satu dengan yang lainnya, termasuk menyepakati hal-hal yang di larag menurut kebudayaannya. Norma-norma dan nilai social itu berlaku cukup lama dan di jalankan secara konsisten serta tidak mengalami perubahan sehingga dapat menjadi aturan baku dalam melangsungkan proses interaksi social. Bentuk-Bentuk Integrasi Sosial Bentuk integrasi social dalam masyarakat dapat dibagi menjadi dua bentuk yakni Asimilasi Asimilasi, yaitu pembaruan kebudayaan yang disertai dengan hilangnya cirrikhas kebudayaan asli. Dalam masyarakat bentuk integrasi social ini terlihat Dari pembentukan tatanan social yang baru yang menggantikan budaya asli. Biasanya bentuk integrasi ini diterapkan pada kehidupan social yang primitive dan rasis. Maka dari itu budaya asli yang bertentangan dengan norma yang mengancam disintegrasi masyarakat akan digantikan dengan tatanan social barau yang dapat menyatukan beragam latar belakang social. Akulturasi Akulturasi, yaitu penerimaan sebagian unsure- unsure asing tanpa menghilangkan kebudayaan asli. Akulturasi menjadi alternative tersendiri dalam menyikapi interaksi social, hal ini didasarkan pada nilai- nilai social masyarakat yang beberapa dapat dipertahankan. Sehingga nilai- nilai baru yang ditanamkan pada masyarakat tersebut akan menciptakan keharmonisan untuk mencapai integrasi soaial Syarat Berhasilnya Integrasi Sosial Untuk mencapai integrasi social dalam masyarakat diperlukan setidaknya dua hal berikut untuk menjadi solusi atas perbedaan yang terdapat dalam masyarakat Pada setiap diri individu masing- masing harus mengendalikan perbedaan/ konflik yang ada pada suatu kekuatan bangsa dan bukan sebaliknya. Tiap warga masyarakat meraas saling dapat mengisi kebutuhan antara satu dengan yang lainnya. Sehingga dalam masyarakat tercipta keharmonisan dan saling memahami antara stu sama lain, maka konflik pun dapat dihindarkan. Maka dari itu ditawarkan empat system berikut untuk mengurangi konflik yang terjadi, antara lain Mengedepankan identitas bersama seperti system budaya yang berasaskan nilai- nilai Pancasila dan UUD 1945. Menerapkan system social yang bersifat kolektiva social dalam masyarakat dalam segala bidang. Membiasakan system kepribadian yang terintegrasi dengan nilai- nilai social kemasyarakatan yang terwujud dalam pola- pola penglihatan persepsi, perasaan cathexis, sehingga pola- pola penilaian yang berbeda dapat disamakan sebagai pola- pola keindonesiaan. Mendasarkan pada nasionalisme yang tidak diklasifikasikan atas persamaan ras, melainkan identitas kenegaraan. demikianlah artikel mengenai pembahasan tentang Apa itu Integrasi Sosial Pengertian, Proses, Jenis, Faktor, Contoh, Manfaat, Syarat, Bentuk, Keberhasilan, semoga artikel ini bermanfaat bagi anda semuanya.
Mahasiswa/Alumni Universitas Negeri Malang05 November 2021 1344Halo Tri S, kakak bantu jawab ya! Integrasi sosial adalah proses penyesuaian unsur-unsur yang berbeda dalam masyarakat, yang meliputi perbedaan kedudukan sosial, ras, etnik, agama, bahasa, kebiasaan, sistem, nilai dan norma untuk menjadi satu kesatuan. Integrasi sosial yang tercipta dalam masyarakat dapat terlihat dari terwujudnya ketertiban sebab, ketertiban tersebut tercipta karena adanya keberhasilan penyesuaian unsur-unsur yang berbeda dalam masyarakat. Proses-proses penyesuaian unsur tersebut didorong oleh beberapa faktor seperti adanya toleransi dan sikap saling menghargai antar kelompok masyarakat. Jadi, jawaban yang tepat adalah C. Semoga jawabannya membantu ya!
HomeSDSMPSMATanya Jawab Tanya kak Bima? Home — Integrasi sosial yang tercipta dalam masyarakat dapat terlihat dari?Rizgy Agg✅ Jawaban terverifikasi ahliJawabantimbul kesamaan kehendakadanya pola berfikir seragamterwujudnya ketertibannilai sosialSemua jawaban benarJawaban C. terwujudnya ketertibanDilansir dari Ensiklopedia, integrasi sosial yang tercipta dalam masyarakat dapat terlihat dari terwujudnya jawaban dari pertanyaan Integrasi sosial yang tercipta dalam masyarakat dapat terlihat dari?, Semoga bisa membantu kamu ya teman. Jika kamu masih punya pertanyaan lainnya, bisa kamu tulis di kolom komentar dibawah ya!Soal lainnyaPada awalnya ibu kota pemerintahan Bani Abbasiyah adalah al-Hasyimiyah, dekat kota untuk lebih memantapkan dan menjaga stabilitas negara yang baru berdiri itu, maka khalifah al-Mansur memindahkan ibu kota negara ke kota yang baru dibangunnya. Apa nama kota yang dimaksud? Berputar mengelilingi Ka’bah disebut? Berikut adalah contoh sikap menjaga keutuhan wilayah NKRI, kecuali? Leave a ReplyAlamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai * Name * Email * Add CommentSave my name, email, and website in this browser for the next time I comment.
integrasi sosial yang tercipta dalam masyarakat dapat terlihat dari